War of Delution Gen1: The Star
Sebuah fanfic yang dibuat untuk mengisi waktu luang. Bila ada nama tokoh dan tempat kejadian yang sama, sebagian disengaja. (Nb: nama kotanya gw pake kayak pilem One Punch Man.)
Pengarang: Ananda Dwi S.P (a.k.a gw sendiri)
Genre: action, idoling (emang ada genre idoling?) dan sedikit bumbu komedi.
Di dunia ini, para Idol bukanlah seorang Idol biasa, mereka memiliki sebuah kekuatan untuk melawan kekuatan Delusi negative. Para idol tersebut adalah, Melody, Veranda, Nabilah, Shanju, Kinal, Haruka, Ayana, Ghaida, Beby, dan Dhike Mereka adalah The Justice Idol, dan masing-masing dari mereka memiliki kekuatan tersendiri.
- Melody, dengan baju putih dan sebuah pedang runcing, memimpin para Idol lainnya.
- Veranda, dengan pertahanan dan serangan yang bagus dan armor berwarna emas siap untuk melawan musuh.
- Nabilah, dengan kelincahan seperti kelinci, dan armor biru bergaris putih dan sebuah senjata pisau.
- Shanju, seorang sniper dengan kemampuan untuk menembak dari jarak jauh dan armor berwarna merah muda, dapat membidik musuh dari jarak ratusan meter dan keakuratan hingga 99%. (1% nya keberuntungan)
- Kinal, armor perak menyelimuti tubuhnya, dan senjata kapak besar, dan kemapuan regenerasi yang luar biasa, siap di baris terdepan.
- Haruka, dengan baju jirah merah gelap, dua buah katana dan stamina yang luar biasa, baris depan adalah tempat dia berjuang.
- Ayana, dengan kemampuan memanggil hewan atau monster untuk membantu bertarung, dengan baju berwarna hijau dan jubah berwarna hitam.
- Ghaida, dengan kemampuan untuk menyerang dengan efek serangan paling besar dibanding lainnya, dengan armor hitam dan sabuk perak untuk mengambil senjatanya, membuat dia susah untuk dikalahkan.
- Beby, seorang yang paling penting di squad ini, dia seorang ahli sihir, dengan kemampuannya dia bisa mengembalikan tenaga para Idol lainnya melalui mantranya, baju maid berwarna ungu gelap dan topi penyihir melengkapinya.
- Dhike, dapat mengerahkan kekuatan teleportasi dalam jangka waktu dan jarak tertentu. Laser Beam Gun adalah senjatanya, dan armor jingga menyelimuti dirinya. Dan dia juga lumayan menguasai teknik sihir.
The Justice Idol adalah sebuah squad yang bertarung untuk menyelamatkan dunia dari pengaruh delusi negative yang dikendalikan oleh seorang pangeran kegelapan bernama Bishamonten III atau nama lainya Dantei. Dia menyerap kekuatan delusi negative dari para penyuka idol group. Semakin banyak yang berdelusi negative pada dunia idoling, semakin dia tak terkalahkan.
Seperti biasa, para pahlawan kita beraktivitas seperti biasanya, sekolah, latihan, pulang, manggung, dan sebagainya. Mereka adalah seorang siswi biasa saat tidak ada kekacauan.
Kinal: " Bu ketuaaa!!! Mau belanja bareng gak hari ini?"
Melody: "Bisa gak sih, manggil pake nama aja?"
Kinal: "Gak!"
Melody: "Gitu ya?!" *sambil nyengir asem.
Dan mereka pun pergi belanja bersama. Di tempat lain, Shanju, Veranda, dan Haruka sedang bermain di suatu taman hiburan.
Haruka: "Waaaa!! Seru banget ya? Tadi Aku deg-deg an pas naik wahana "Pukulan Berapai Menyakitkan."
Shanju: "Haruka..."
Haruka: "Iya?"
Shanju: "Kamu kira kita lagi di Bikini Bottom?!" *sambil nyubit pipi Haruka
Ve yang melihat tingkah laku kedua temannya, jadinya dia tertawa lepas.
Di sisi lain, Dantei sedang menyiapkan rencana untuk menguasai dunia dan melenyapkan para Idol di muka bumi.
Dantei: "Laksamana! Bagaimana persiapan "Alat Perang" kita?"
Zixer: "Dalam proses! 70% hampir selesai!"
Dantei: "Lepaskan saja monster itu!"
Zixer: "Baik! X-Cell v.1 dan Trequot diluncurkan!"
Dantei: "Hahaha. Bagaimana kalian menghadapi dua makhluk kuat ini!? Hancurlah!!"
Dua monster tersebut diluncurkan menuju bumi. Apakah The Justice Idol akan berhasil mengalahkan kedua monster (yang katanya) kuat tersebut!? Akhirnya kedua Monster itu mendarat di Kota B. Dan sayangnya tak seorang pun dari The Justice Idol yang berada di dekat kota itu.
*Dum!!!
*Wah! Suara apa itu!? *Ada Monster! Cepat lari!! *Oii kau! Ngapain malah foto foto!?
*Tolong!! *Wuah!! Gedungnya mau runtuh!! *Ah sial, gw lupa kunci pintu!
"Disini markas! The Justice Idol, ada serangan monster!"
Melody: "Dimana!?"
"Kota B. Cepatlah!"
Kinal: "OK!!"
Melody: "Semuanya! Cepat menuju Kota B! Ada serangan monster!
"Baik" jawab serentak anggota lainnya.
Singkat cerita The Justice Idol tiba di Kota B, mereka terkejut, melihat ukuran para monster tersebut.
Ghaida: "Hey! Itu besar sekali!"
Nabilah: "Hey Ayana! Gimana kalo kamu pulang dan tidur aja?"
Ayana: "Apa Katamu!!"
Nabilah: "Becanda."
Dhike: "Maaf semua, aku terlambat. ha.. ha.. ha.."
Veranda: "Kok kamu datengnya terlambat? Padahal kamu yang punya kekuatan teleport."
Dhike: "Tadi... Kayaknya... Pas ada panggilan... Aku lagi di toilet... Pas liat tv... Ada berita ada monster di Kota B... Jadi... Aku langsung buru buru ke sini sekuat tenaga..."
Haruka: "Yaudah, Beby bisa gak ngembaliin tenaganya?"
Beby: "Gampang itu mah"
Melody: "Baiklah! Karena semua sudah berkumpul, kita harus mengalahkan monster monster ini!"
Kinal: "Baik Bu Ketua! Semuanya! Majuu!!!"
Melody: "Kinal, Haruka, Ghaida! Bersiaplah melawan monster yang mirip udang itu di baris depan! Ve, Nabilah! Ikuti mereka! Dhike posisikan dirimu di dekat Beby dan serang monster monster itu dari jarak aman! Beby! Kamu tau tugasmu kan? Dan sisanya ikuti aku!"
"BAIK!!!" jawab anggota lain.
Kinal: "Hyaaaa!!!! Rasakan ini!!! TORNADO AXE!!!"
Haruka: "Samurai Slash!!!"
Ghaida: "Henshin!!!" Kamen Ghaida. Blue Ice Kick!!!"
Veranda: "Nabilah! Ayo serang bersama! Bisa gak!?"
Nabilah: "Cih! Jangan remehkan aku! Baiklah ayo!"
Nabilah-Veranda: "Teknik gabungan! The Justice Wings! Angeru Rabitto!!"
*GRAAAAA!!!!
X-Cell v.1 berteriak akibat serangan mereka, X-Cell v.1 membalas dengan semburan airnya.
*Huuufffp *Spruuuusshhh!!!
Kinal: "Hah!? Serangannya datang! Waspada!!"
Di sisi lain Melody, Shanju, dan Ayana bertarung melawan Trequot.
Melody: "Shanju! Bidik dia! Ayana! Panggil monster mu!"
"Baik!!" jawab keduanya.
Ayana: "Dia sepertinya memiliki elemen tanah. Sebaiknya aku mengeluarkan elemen air. Monster terkutuk dari lautan dalam, kau ditakdirkan untuk bertarung. Keluarlah Uzicia!"
*Uziii!!! (Uzi adalah monster Berbentuk gurita)
Ayana: "Uzicia! Tolong bantu kami! Keluarkan serangan mu!"
*Uziii!!!
Melody: "Bagus Ayana! Shanju! Kau siap!?
Shanju: "Kapan pun!"
Melody: "Baiklah serang!"
Shanju: "OK! Rasakan ini! Bullet Storm!"
Melody: "Sekarang giliranku! The Justice Light! Rainbow Storm! Hyaa!"
*KIIIIIK!!! Monster berbentuk kadal itu berteriak. Kita kembali ke pasukan Kinal.
Kinal: "Waspada!!"
*byuuuur!!!!
Nabilah: "Apa ini? Air?"
Veranda: "Bukan, ini bukan hanya air. Minyak! Ada campuran minyak disini!"
Ghaida: "Bisa gawat kalo monster itu bisa mengeluarkan api!"
Haruka: "Lebih baik, kita segera pergi!"
Team kinal mundur dari area tersebut.
Kinal: "Beby! Bisa kau keluarkan angin agar pakaian kami cepat kering?"
Beby: "Baiklah! Hect-arc-mouz-yo-kouo!" *angin pun datang
Kinal: "Trima kasih!"
Beby: "No Problemo!"
Kinal: "Team Melody sepertinya kesulitan! Nab! Cepat bantu mereka!"
Nabilah: "Baiklah, aku berangkat!"
Kinal: "Semuanya! Ikuti rencanaku! Ve! Kamu alihkan pandangan monster itu! Ghaida dan Haruka serang bagian samping secara bergantian! Aku akan mengurus sisanya! Mengerti!?"
"Osh!!!" jawab mereka.
Kinal: "Dalam hitungan ke tiga! Satu!... Dua!... Tiga!!!"
Veranda: "Teknik pertahanan! Ilusi Malaikat Hitam!" *muncul ilusi sesosok dewa kematian.
Haruka: "Tarian Samurai Merah!"
Ghaida: *cring "Dragon Punch!
Kinal: "Kerja bagus semuanya! Giliran ku sekarang! Demon Slash!"
*GRAAAAA!!!!!.....
Team Kinal berhasil mengalahkan X-Cell v.1. Team Melody sepertinya belum berhasil mengalahkan Trequot.
Kinal: "Apa Kalian masih punya tenaga?"
Ghaida: "Sedikit kalau aku."
Haruka: "Aku masih kuat kok."
Veranda: "Aku tingal sedikit."
Kinal: "Beby! Sembuhkan mereka yang kehabisan tenaga! Jika sudah, bisakah kau dan Dhike ikut bertempur?"
Beby: "Dhike. Apa kau bisa?"
Dhike: "Dengan senang hati."
Beby: "Kami akan segera ke sana!"
Kinal: "Baguslah kalau begitu. Kalian berdua silahkan menyembuhkan diri dulu. Haruka, ayo pergi!"
Haruka: "Em!"
Kinal dan Haruka pergi menuju ke tempat Melody dan teamnya bertempur. Sementara Ghaida dan Veranda menyembuhkan diri terlebih dahulu. Setelah kembali segar, Ghaida, Veranda, Beby dan Dhike akan bertempur. Trequot sepertinya bukan monster sembarangan, bahkan Team Melody kesusahan. Bagaimana kelanjutnya? Tunggu di episode berikutnya....
(Terima Kasih udah baca Fanfic gw :D Maaf atas longpost, typo, critanya agak gaje. Kalo ada waktu luang lagi gw akan ngelanjutin critanya. Semoga terhibur.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar